"Kehadiran PT Hexpharm Jaya di Cikarang akan meningkatkan area layanan obat generik di Indonesia," kata Menteri Kesehatan Endang R Sedyaningsih meresmikan beroperasinya pabrik generik milik Kalbe Farma di Bekasi, Selasa (28/2). Turut hadir Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Lucky S Slamet.Menurut dia, pembangunan pabrik di Cikarang ini merupakan bentuk ekspansi bisnis dan pengembangan dari pabrik di Cipanas (Puncak), Jawa Barat, yang dibangun sejak 1971.
Kehadiran pemerintah dalam penyediaan obat generik lebih pada pengawasan kualitas obat yang diproduksi industri farmasi. Dengan ini, masyarakat mendapat jaminan obat generik yang diberikan dokter/apotek memang obat berkualitas.Untuk itu, pemerintah akan terus mendorong kalangan swasta meningkatkan produksi obat generik, sehingga layanannya dapat diperluas. Layanan obat generik saat ini sudah mencapai 90 persen di puskesmas dan 60 persen di rumah sakit. Pemerintah akan mempercepat proses registrasi untuk mendorong produksi obat generik sepanjang memenuhi syarat. Prosesnya akan dipercepat dari 100 hari kerja menjadi 80 hari kerja.
"Kita berharap Indonesia dapat melepas ketergantungan terhadap bahan baku impor untuk menekan harga obat. Saat ini 95 persen bahan baku masih diimpor. Padahal 90 persen obat sudah dihasilkan di Indonesia. Ukuran keberhasilan layanan obat generik dapat dilihat dari meningkatnya permintaan. Penambahan produksi juga harus diimbangi dengan sosialisasi kepada masyarakat bahwa obat generik juga bermutu," ucapnya.Sementara itu, Presiden Direktur Kalbe Group Irawati Setiady mengatakan, pabrik baru Hexpharm Jaya di Cikarang berdiri di atas lahan 13.000 meter persegi ini akan menyerap 400 tenaga kerja. "Saya akui permintaan obat generik terus naik, sehingga tidak mampu ditangani hanya oleh pabrik di Cipanas. Jadi, kami perluas di Cikarang," kata Irawati.
Menurut dia, produksi Hexpharm mencapai 38 merek obat, 75 unit penyimpanan stok, dan 11 kelas terapi. Sebagian besar telah lolos uji Bio Availabilitas dan Bio Ekivalensi yang menunjukkan keseriusan dalam memproduksi obat generik berkualitas. (Novi)
No comments:
Post a Comment